Iklan

Iklan

Negosiasi Gagal, Bendera Aceh Berkibar di Lhokseumawe

Berita Publik, Negosiasi Gagal, Bendera Aceh Berkibar di Lhokseumawe
Bendera Aceh berkibar di Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE - Negosiasi antara aparat keamanan dan masyarakat pada peringatan hari Damai Aceh ke - 15 di Masjid Agung Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Sabtu (15/08/2020) gagal. Al-hasil, Bendera Bulan Bintang yang sudah disahkan sebagai Bendera Aceh sessuai dengan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 pun berkibar.

Pengibaran Bendera merah dengan les putih tersebut terjadi pada ukul 09.00 – 09.30 WIB, bendera tersebut diturunkan kembali setelah pergelaran doa bersama.

"Pengibaran Bendera tersebut sudah sesuai dengan salah satu poin perjanjian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia", ungkap Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pase Lhokseumawe, M Yasir Umar.

Yasir menambahkan bahwa pengibaran bendera Bulan Bintang adalah alah satu hal yang dinantikan masyarakat. 

"Ini sudah sesuai dengan Qanun (peraturan daerah) Nomor 3 Tahun 2013 yang telah disahkan oleh DPRA dan Gubernur Aceh saat itu" Tambah Yasir.

Iapun menyebutkan bahwa ada beberapa hal lainnya yang belum sesuai dengan MoU Helsinki, diantaranya pembagian hasil bumi Aceh, yakni 70 persen untuk masyarakat Aceh dan sisanya pemerintah pusat.

Sementara itu, masyarakat sudah di imbau oleh pihak kepolisian dari Polres Lhokseumawe untuk tidak tidak mengibarkan bendera Bulan Bintang.

"Kita sudah bernegosiasi, kita tidak mau terjadi hal - hal yang tidak diinginkan , tetapi mereka tidak mau dan tetap mengibarkan" Ungkap Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto.

Editor : M.Nur

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

Terkini